Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT di Subak Pau

Banjarangkan, 17 Maret 2026 – Sebagai langkah konkret dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi produktivitas lahan, krama Subak Pau bersama petugas terkait melaksanakan aksi Gerakan Pengendalian (Gerdal). Aksi ini merupakan tindak lanjut cepat atas hasil pengamatan lapangan yang menunjukkan adanya ancaman hama dan penyakit pada tanaman padi.

Berdasarkan data pemantauan terakhir, terdapat dua sasaran utama yang perlu segera ditangani guna mencegah kerusakan yang lebih luas. Terpantau hama penggerek batang padi menyerang lahan seluas 5 Hektar dan Penyakit Blas terdeteksi pada sebaran lahan seluas 5 Hektar.

Untuk menekan populasi hama dan menghentikan penyebaran jamur penyebab penyakit, tim di lapangan telah mengaplikasikan bahan pengendali dengan rincian untuk pengendalian Penggerek Batang pengaplikasian bahan Dime-tan dengan cakupan luas mencapai 6 Hektar. Sedangkan untuk pengendalian Penyakit Blas penggunaan fungisida Conasol yang difokuskan pada area terdampak dan sekitarnya dengan cakupan seluas 6 Hektar.

Gerakan kolektif ini diharapkan mampu memutus rantai serangan OPT di wilayah Subak Pau, sehingga para petani dapat mengamankan hasil panen dari risiko gagal panen akibat serangan hama dan penyakit.