Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan Ternak, Balai Besar Karantina Bali Gelar Pemantauan MTBC pada Sapi

KLUNGKUNG – Sebagai langkah proaktif dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit zoonosis, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali bekerja sama dengan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) melaksanakan kegiatan Pemantauan Daerah Sebar Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), khususnya terhadap Mycobacterium tuberculosis complex (MTBC) pada komoditas sapi.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 2 November 2026 ini menyasar tiga Kelompok ternak utama, yakni Kelompok Ternak Telaga Sari, Kelompok Ternak Bunga Mekar, dan Kelompok Ternak Mekar Tani.

Dalam kegiatan pemantauan ini, tim petugas di lapangan melakukan uji tuberkulin kulit (Comparative Intradermal Tuberculin Test) secara langsung. Uji ini dilakukan untuk deteksi dini dan mengidentifikasi potensi infeksi Bovine Tuberculosis (Tuberkulosis pada sapi).

Melalui deteksi dan pemantauan berkala ini, diharapkan dapat terus mempertahankan kesehatan hewan yang optimal, memberikan rasa aman bagi para peternak, serta menjamin mutu dan keamanan komoditas peternakan yang lalu lintasnya diawasi secara ketat oleh Karantina.

Kerjasama yang solid antara petugas karantina, dinas terkait, dan kelompok ternak menjadi kunci utama dalam menjaga benteng pertahanan kesehatan hewan di Bali.