Gerakan Pengendalian Hama untuk Subak Tegehan dan Subak Takmung

BANJARANGKAN – Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) wilayah Banjarangkan bergerak cepat menyikapi serangan hama dan penyakit yang mulai menyerang lahan padi di dua subak, yakni Subak Tegehan dan Subak Takmung. Berdasarkan data Gerakan Pengendalian per 10 Juli 2026, total luas lahan yang terdampak mencapai 8 ha.

Di Subak Tegehan, dengan luas tanam 27 ha, tercatat 2 ha terserang penyakit kresek dan 2 ha terserang hama penggerek batang. Sementara di Subak Takmung, dari total luas tanam 24,4 ha, ditemukan intensitas serangan serupa, yakni 2 ha untuk masing-masing gangguan.

Sebagai langkah mitigasi untuk mencegah meluasnya serangan yang dapat mengancam hasil panen, POPT Banjarangkan telah mengajukan permohonan bantuan sarana pengendali kepada Dinas Pertanian. Bantuan yang diusulkan berupa fungisida Nordox untuk menekan penyakit kresek serta insektisida Virtaco untuk mengendalikan hama penggerek batang.

Langkah ini diharapkan dapat menekan pertumbuhan hama di Subak terkaih, guna menjaga hasil panen padi di Subak terkait.