Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Subak Toya Hee

KLUNGKUNG – Subak Toya Hee, Desa Gelgel kembali menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan. Pada hari ini, dilaksanakan Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang pada tanaman padi seluas 8 hektar, yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung.

Kegiatan ini menggunakan insektisida sistemik Virtako 30 SC, dipilih karena efektif menekan populasi larva penggerek batang yang menyerang titik tumbuh tanaman padi. Aplikasi secara serentak di 8 ha lahan bertujuan memutus siklus hidup hama agar tidak berpindah ke petak lain.

Gerakan pengendalian dihadiri langsung oleh PPL Desa Gelgel yang memberikan pendampingan teknis di lapangan, POPT Kecamatan Klungkung yang memandu monitoring serangan hama, serta Koordinator POPT Kabupaten Klungkung yang memastikan strategi pengendalian berjalan sesuai rekomendasi. Turut hadir Kelian Subak Toya Hee bersama Krama Subak Toya Hee yang dengan antusias turun ke sawah melaksanakan penyemprotan secara bersama-sama.

Dalam arahannya, Koordinator POPT Kabupaten Klungkung menekankan pentingnya pengamatan rutin dan pengendalian tepat waktu. “Penggerek batang bisa menyebabkan beluk dan sundep yang menurunkan hasil panen hingga 50%. Dengan gerakan serentak dan Virtako 30 SC yang bekerja sistemik, kita lindungi tanaman dari dalam”, ujarnya. Kelian Subak Toya Hee menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Pertanian. “Kami krama subak merasa terbantu. Hama ini musuh bersama. Kalau dikerjakan sendiri-sendiri tidak tuntas. Astungkara dengan gerakan ini, padi kami selamat sampai panen.”

Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan komitmen Subak Toya Hee untuk terus melakukan pengamatan mingguan bersama PPL dan POPT. Sinergi antara petani, subak, dan pemerintah ini diharapkan menjadi contoh bagi subak lain di Kabupaten Klungkung dalam mengendalikan OPT secara terpadu.