Tugas dan Fungsi

  • Dibaca: 587 Pengunjung

Tugas dan Fungsi, Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung

 

                 Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung Nomor 35 Tahun 2016, tanggal 27 Desember 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah, menjelaskan bahwa Dinas  Pertanianmerupakan dinas Tipe B dengan susunan organisasi terdiri dari :

a.        

Kepala Dinas;

b.       

Sekretariat, yang membawahkan:

 

1.       

sub bagian umum dan kepegawaian; dan

 

2.       

sub bagian perencanaan dan keuangan.

c.        

Bidang Pengembangan Saranadan Prasarana Pertanian, yang membawahkan :

 

1.       

Seksi Pengelolaan dan Tata Guna Air;

 

2.       

Seksi Sarana Produksi dan Permodalan; dan

 

3.       

SeksiAlat dan Mesin Pertanian.

d.       

Bidang Produksi Pertanian, yang membawahkan :

 

1.       

Seksi Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan;

 

2.       

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian; dan

 

3.       

SeksiPerlidunganTanaman.

 

 

e.     

Bidang Program dan Evaluasi, yang membawahkan :

 

1.       

Seksi Program, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan;

 

2.       

Seksi Data dan Informasi; dan

 

3.       

SeksiKelembagaan, Penyuluhan, Pengembangan Sumber Daya Manusia.

f.        

Bidang Produksi Peternakan, yang membawahkan:

 

1.       

Seksi Perbibitan dan Budidaya Ternak;

 

2.       

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan;dan

 

3.       

SeksiTeknologi dan Pakan Ternak.

g.       

Bidang Kesehatan Hewan, yang membawahkan:

 

1.       

Seksi Pencegahan Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Hewan;

 

2.       

Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner; dan

 

3.       

Seksi  Pengamatan Penyakit Hewan.

h.       

Unit Pelaksana Teknis;

i.         

Jabatan Fungsional.

1.      Dinas  Pertanianmempunyai tugas pokok membantuBupatimelaksanakanurusanpemerintahandi bidangpertanianyang menjadikewenangandaerahdantugaspembantuan yang diberikankepadadaerah.

Dinas Pertanianmempunyai fungsi :

a.         Perumuskankebijakantugasdi bidangpertanian;

b.         pelaksanaan kebijakan tugas di bidangpertanian;

c.         pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tugas di bidang pertanian;

d.        pelaksanaan administrasi dinas tugas di bidang pertanian;dan

e.         pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.        Sekretaris dinas pertanianmempunyai tugas pokok membantu kepala dinas pertaniandalam melakukan urusan ketatausahaan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kearsipan, perencanaan, penyusunan program kerja kegiatan operasional,  pengelolaan anggaran, pengelolaan perbendaharaan, verifikasi dan akuntansi keuangan, evaluasi dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan.

Sekretariat dinas pertanianmempunyai fungsi :

a.         Merumuskan rencana kerja tahunan

b.         Mengkoordinasikan penyususunan rencana strategis (Renstra) SKPD

c.         Mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerja (Renja) tahunan ke masing-masing bidang dan seketariat

d.        Mengkoordinasikan penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) SKPD

e.         Menyusun Rencana kegiatan di sub bagian penyusunan program

f.          Menyusun dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) SKPD

g.         menyiapkan bahan penyusunan rencana kerja;

h.         menyiapkan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional kesekretariatan/ketatausahaan;

i.           melaksanakan pengoordinasian penyiapan bahan penyusunan perencanaan dinas pertanian;

j.           melaksanakan pengoordinasian penyiapan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional dinas pertanian;

k.         melaksanakan pengoordinasian penyelenggaraan tugas dinas pertanian;

l.           melaksanakan koordinasi dan pengelolaan urusan kepegawaian dan umum, perencanaan dan keuangan;

m.       melaksanakan pengoordinasian penyiapan bahan penyusunan laporan penyelenggaraan tugas dinas pertanian;

n.         menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan urusan kesekretariatan/ ketatausahaan serta menyajikan alternatif pemecahannya;

o.         mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;

p.         memberikan motivasi dan penilaian dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;

q.         melaksanakan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas; dan

r.          melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

3.        Sub BagianUmumdanKepegawaian, mempunyai tugas pokok membantu sekretaris dinas dalam melakukan urusan ketatausahaan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan dan kearsipan dinas pertanian.

Sub BagianUmumdanKepegawaianmelaksanakanfungsi:

a.         menyusun rencana dan langkah-langkah kegiatan di sub.bagian umum dan kepegawaian berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional ketatausahaan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, perpustakaan, humas dan protokol;

c.         menghimpun kebijakan teknis administrasi kepegawaian sesuai kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan tugas;

d.        melaksanakan kegiatan administrasi umum berupa penomoran, pengarsipan dan pengiriman surat-surat masuk maupun surat-surat keluar;

e.         melaksanakan kegiatan administrasi kepegawaian berupa pembuatan sasaran kinerja pegawai/daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (SKP/DP3), cuti, mempersiapkan usul-usulan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan lain-lain yang berhubungan dengan hak-hak pegawai;

f.          melaksanakan penyusunan rencana pengelolaan administrasi kepegawaian berdasarkan pedoman untuk kelancaran  tugas dinas pertanian;

g.         menyusun rencana kebutuhan pegawai sesuai formasi untuk optimalisasi  pelaksanaan tugas dinas pertanian;

h.         membuat usulan permintaan pegawai sesuai kebutuhan untuk kelancaran tugas dinas pertanian;

i.           menyusun daftar induk kepegawaian sesuai petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis untuk tertibnya adminitrasi kepegawaian;

j.           melakukan pengelolaan administrasi kepegawaian melalui daftar urut kepangkatan (DUK) dan nominatif  untuk tertibnya administrasi kepegawaian;

k.         mengkonsultasikan pelaksanaan tugas dengan atasan, baik lisan maupun tertulis untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut;

l.           mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan kepala-kepala sub bagian untuk penyatuan pendapat;

m.       mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

n.         mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;

o.         memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

p.         menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier;

q.         menginventarisasipermasalahan sub bagianumum dan kepegawaian sertamengupayakanalternatifpemecahannya;

r.          menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi; dan

s.          melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.

 

4.        Sub Bagian Perencanaan dan Keuanganmempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam melakukan urusan perencanaan, penyusunan program kerja kegiatan dan operasional, pengelolaan anggaran, pengelolaan perbendaharaan, verifikasi dan akuntansi keuangan, evaluasi dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan dinas pertanian.

Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai fungsi:

a.           Menyusun rencana strategis (Renstra) SKPD

b.           Menyusun rencana kerja (Renja) tahunan

c.           Mengkoordinasikan penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) SKPD

d.          Menyusun dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) SKPD

e.           menyusun rencana dan langkah-langkah kegiatan di sub.bagian perencanaan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

f.            menyiapkan  bahan materi pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD);

g.           mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data kegiatan sehingga menjadi informasi untuk perencanaan dan penyusunan program kerja;

h.           menyusun program kegiatan dan operasional pada dinas pertanian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

i.             melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana strategis, rencana kerja, rencana kerja dan anggaran (RKA), dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan dokumen perubahan pelaksanaan anggaran (DPPA);

j.             mengkoordinasikan dan merekaplikasi program interpece ( API ) tulasi pengadaan barang dan jasa pada Dinas Pertanian dalam rangka penyusunan rencana umum pengadaan (RUP) barang dan jasa;

k.           mengoordinasikan, merekaplikasi program interpece ( API )tulasi dan menyusun revisi rencana strategis (Renstra) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) SKPD;

l.             melakukan pengelolaan anggaran dinas pertanian;

m.         melakukan pengelolaan perbendaharaan dinas pertanian;

n.           melakukan verifikasi dan akuntansi keuangan dinas pertanian;

o.           melakukan evaluasi dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan dinas pertanian;

p.           mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;

q.           memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

r.            mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

s.            memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

t.            menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier;

u.           menginventarisasipermasalahan sub bagianperencanaan dan keuangan sertamengupayakanalternatifpemecahannya;

v.           menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi; dan

w.         melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.

 

5.        Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan pengembangan sarana dan prasarana pertanian dan mempunyai fungsi :

a.         merumuskan rencana kerjadananggarantahunanbidangpengembangansaranadanprasaranapertanianberdasarkankegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         menyusun kebijakan  operasional di bidang saranadanprasaranapertanian;

c.         melaksanakanpenyediaandukunganinfrastrukturbidangpertanian;

d.        pengembanganpotensidanpengelolaanlahandanirigasipertanian;

e.         penyediaan, pengawasan  danbimbinganpenggunaanpupuk, pestisidasertaalatdanmesinpertanian;

f.          memberikanbimbinganpembiayaanpertanian;

g.         memberikanfasilitasiinvestasipertanian;

h.         melaksanakanpemantauandanevaluasi di bidangsaranadanprasaranapertanian;

i.           membagitugaskepadaparakepalaseksi agar tugas-tugasterbagihabisdanberjalan lancar;

j.           mengoordinirbawahandalampelaksanaantugasnya agar terjalinhubungankerja yang harmonis;

k.         memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

l.           memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

m.       menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

n.         menginventarisasipermasalahanbidang saranadanprasaranapertaniansertamengupayakanalternatifpemecahannya ;

o.         mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

p.         melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan; dan

q.         melaporkanhasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

6.        Seksi Pengelolaan dan Tata Guna Airmempunyai tugas pokok membantu kepala bidang sarana dan prasarana  dalam melakukan urusan pengelolaan lahan dan tata guna air dan mempunyai fungsi:

a.         menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi pengelolaan lahan dan tata guna air berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan pemberian bimbingan teknis dan pemantauan serta evaluasi di seksi pengelolaan lahan dan tata guna air;

c.         melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran di seksi pengelolaan lahan dan tata guna air;

d.        melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan di bidang pengelolaan lahan dan tata guna air;

e.         melakukan penyiapan bahan dan penyediaan lahan, jalan usaha tani dan jaringan irigasi tersier;

f.          melakukan penyusunan peta pengembangan, rehabilitasi, konservasi, optimasi dan pengendalian lahan pertanian;

g.         melakukan penyiapan bahan pengembangan tata ruang dan tata guna lahan pertanian;

h.         melakukan penyiapan bahan bimbingan pemberdayaan kelembagaan pemakai air/subak;

i.           melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan;

j.           memimpin bawahan dalam penyelenggaraan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

k.         mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

l.           memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

m.       menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

n.         menginventarisasi permasalahan seksi pengelolaan lahan dan tata guna air serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

o.         mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

p.         melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan; dan

q.         melaporkan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

7.        Seksi Sarana Produksi dan Permodalanmempunyai tugas pokok membantu kepala bidang sarana dan prasarana  dalam melakukan urusan penyediaan dan pengembangan  sarana produksi dan permodalan  dan mempunyai fungsi:

a.         menyusun rencana kegiatan dananggarantahunan di seksi sarana produksi dan permodalan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         melaksanakan kebijakan teknis sarana produksi dan permodalan;

c.         mengembangkan kegiatan sarana produksi dan permodalan ;

d.        membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

e.         memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

f.          memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

g.         menginventarisasi permasalahan seksi sarana produksi dan permodalan serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

h.         mengevaluasi kegiatan seksisaranaproduksidanpermodalan;

i.           mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

j.           menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

k.         melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan; dan

l.           melaporkan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

8.        Seksi Alat dan Mesin Pertanianmempunyai tugas pokok membantu kepala bidang sarana dan prasarana  dalam melakukan urusan pengembangan dan penyediaan  Alat dan Mesin Pertaniandan mempunyai fungsi:

a.         menyusun rencana kegiatan dananggarantahunan di seksi alat dan mesin pertanian berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         melakukan penyiapan bahan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemberian bimbingan teknis dan pemantauan serta evaluasi di seksi alat dan mesin pertanian;

c.         melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi alat dan mesin pertanian;

d.        melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan di seksi alat dan mesin pertanian;

e.         melakukan penyediaan alat dan mesin pertanian;

f.          melakukan pengawasan peredaran dan pendaftaran alat dan mesin pertanian;

g.         melakukan penjaminan mutu alat dan mesin pertanian;

h.         melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi alat dan mesin pertanian;

i.           memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

j.           mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

k.         memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

l.           menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

m.       menginventarisasi permasalahan seksi alat dan mesin pertanian serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

n.         melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan; dan

o.         melaporkan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban.

 

9.        Bidang  Produksi Pertanianmempunyai tugas  pokok membantu kepala dinas pertanian dalam melakukan urusan bidang produksi pertanian dan  mempunyai fungsi :

a.         menyusun rencana kegiatan dananggarantahunan di bidang produksi dan perlindungan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b.         penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih;

c.         pengawasan mutu dan peredaran benih;

d.        pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi;

e.         melaksanakan pemantauan dan evaluasi di bidang produksi pertanian;

f.          membagi tugas kepada para kepala seksisesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

g.         mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

h.         memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

i.           memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

j.           menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan

  • Dibaca: 587 Pengunjung